Tuesday, November 25, 2014
Anonymous
Dua Tips Setelah Motor Melewati Banjir
![]() |
| Kasih jarak antara kabel dan busi |
Cirinya bisa diketahui lewat bau bensin yang menyengat. Kalau sudah seperti ini, busi menjadi sulit untuk membakar bensin yang terlalu banyak di ruang bakar. Apalagi kalau kondisi mesin dingin seperti pagi hari.
“Kalau bensin banjir, bisa diakali dengan merenggangkan gap kepala busi dengan elektroda. Kondisi ini membuat api dari busi akan menyebar dan bisa membakar bensin yang banyak di ruang bakar,” ujar Wahyu alias ‘Alex’ yang mekanik GK Speed di Jl. Dirgantara 2, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
![]() |
| Pastikan tidak ada bensin yang tercecer |
“Kabelnya jangan dibuat terlalu menempel dengan busi. Kasih jarak sekitar 1 sampai 2 cm. Dengan begitu api yang keluar dari kepala busi akan terpencar dan bisa membakar bensin yang banyak di ruang bakar,” jelas Alex.
Untuk melakukan tips ini ada hal-hal yang harus diperhatikan. Sobat harus pastikan tidak ada bensin yang tercecer di bagian mesin. Karena percikan api dari kabel busi bisa menyambar bensin yang tercecer. Selanjutnya pastikan kabel tidak bocor atau sobek, dan basah. Hal ini untuk mencegah setrum menyambar ke tangan sobat yang memegang kabel.
Sumber >>>











