Headlines
Tuesday, November 25, 2014
Anonymous

Menaklukkan Bebatuan Cadas dengan Rock Crawling


Rock Crawling adalah sebuah olahraga otomotif yang tergolong dalam olahraga ekstrem offroad yang menggunakan mobil jenis 4×4 yang kembali dimodifikasi di beberapa bagian seperti mesin, body, rollbar, suspense, chassis tubular  serta menggunakan winch agar dapat melalui bebatuan besar dan rintangan lainya di pegungungan, sungai serta obstacle besar lainya.
Rock Crawling pertama kali dimainkan di Amerika, di Indonesia sendiri kompetisinya sudah ada tetapi sering dilakukan di tempat terpencil yang memiliki bebatuan besar, tetapi ada pula yang penggemarnya yang mengadakannya kompetisi di daerah perkotan dengan membangun obstacle bebatuan besar sebagai jalurnya.

Olahraga ini tak hanya membutuhkan keahlian pengendara, tetapi juga kerja sama dengan kedua orang asistennya, yang disebut spotter. Tugas utama spotter adalah memberikan aba-aba jalur yang akan di lalui dan memegang tali agar mobil tidak terbalik.


Koordinasi yang bagus serta saling menghormati dan menjaga emosi wajib dimiliki pengendara dan spotter [kadang menggunakan radio komunikasi] karena peserta dituntut mampu membawa jip berkapasitas 2.000 – 6.000 cc untuk menangani dan menaklukan bebatuan cadas yang bisa mencapai sekitar 10 meter, dan kemiringan hingga 180 derajat.





Olahraga offroad Rock Crawling amat berbeda dengan Adventure Offroad, karena pengendara diharuskan lebih bisa menahan kesabaran dan kecepatan, sementara di speed off road atau adventure justru diwajibkan mengeluarkan emosinya dan kecepatan mobil. Rock Crawling lebih mengunggulkan torsi mesin ketimbang horsepower. Karena pada offroad Rock Crawling, bukan kecepatan yang dinilai melainkan poin menaklukan bebatuan dan menghindari pinalti.




Suspensi pada mobil Rock Crawling cenderung lebih lentur agar mendapatkan traksi yang optimal saat memanjat batu. Untuk rangka serta desain bodi kendaraan Rock Crawling menggunakan pipa berbahan chromoly yang dibungkus dengan body fiberglass. Ban pada mobil Rock Crawling menggunakan ukuran ban offroad, 37 inch hingga 44 inch dan memilik komponen yang lunak agar dapat mencengkram bebatuan. Serta untuk chassis menggunakan tubular agar lebih kokoh dan melindungi body mobil dari benturan bebatuan.

Sumber >>>

PENULIS

Anonymous 12:35 AM , .

Anonymous on 12:35 AM. , . .

2 komentar for "Menaklukkan Bebatuan Cadas dengan Rock Crawling"

  1. TEST Komentar

  2. Test komentar lagi bisa kagak ya ?

Leave a reply

Mohon komentar anda tidak boleh mengandung unsur:

1. Penghinaan, pelecehan, pornografi atau unsur SARA lainnya.
2. Spamming (spamming content).
3. Link aktif, teks anchor ataupun sejenisnya.

Terima kasih telah memberikan komentar pada Website Deppora PP Senkom ini.

SILATURRAHIM




How do you make your own avatars?

https://2.bp.blogspot.com/-99omDMXhrBY/V_YTDYKqPCI/AAAAAAAACg0/HYfxJH25g6ktrdnNH6wfad9r6Ul67QTZwCLcB/s1600/logo%2B7GEAR%2BCUTTING%25281%2529.jpg ="http://7gear-road.com/ID/produk/tourzero-tankbag-z2/"