Monday, January 5, 2015
Anonymous
Pelarangan sepeda motor dijalur protokol DKI akan diperluas. Hmmm....
Bro dan sis sekalian…bengong IWB saat membaca berita yang dishareKompas hari ini. Dianggap efektif mengurangi kemacetan….pelarangan sepeda motor dijalan protokol rencananya akan diperluas. Pernyataan diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Restu Mulya Budianto hari ini. Sobekk tenan!!…
Seperti yang kita tahu efektif per tanggal 17 Desember 2014, Dishub DKI telah meresmikan uji coba pelarangan sepeda motor melaju di jalur protokol MH. Thamrin sampai dengan jalan Merdeka Barat. Karena dianggap efektif mengurangi kemacetan….percobaan akan terus dilanjutkan ketahap 2 hingga 4 nantinya. “Nanti jalan yang akan diterapkan aturan itu meluas ke wilayah lain,”ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Restu Mulya Budianto, Senin (5/1/2015). Nah…..wilayah yang menjadi target penutupan untuk sepeda motor kedepan yakni..
Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan detil lokasi Jalan Industri, Jalan Angkasa, Jalan Garuda, Jalan Bungur Selatan, Jalan Otista, Jalan Minangkabau, Jalan Dr Soepomo, Jalan Dr Sahardjo, dan Jalan Jenderal Sudirman. Keputusan akan dijalankan secara resmi setelah seluruh evaluasi dinyatakan berhasil. Jika lolos dari sana maka target kedua yaitu jalan Sudirman serta Semanggi. Walahhhh….terus piye lewat mana ya bro kita, tobat gulung koming tenan iki….
Last….jika pejabat polantas sudah mengatakan berhasil dan keinginan untuk melanjutkan….IWB yakin semua akan terjadi. Hanya saja satu yang membuat heran….tolak ukur mengurangi kemacetan ki piye maksude??. Perasaan macetnya tetap parah ya. Lawong beberapa rekan IWB yang bermarkas disekitar Thamrin pada bilang. Memang bedanya lebih rapi karena nggak ada motor yang nyelip diantara mobil. Embohlah…mundak jenggot sariawan mikir beginian. Mending ngelus siijo Athlete dulu. Lelah…..(iwb)









