Tuesday, March 31, 2015
Anonymous
Kisah Sedih Ayah Cari Anak dengan Motor Selama 18 Tahun
JRI.Senkom.or.id - Ia terus mencari anaknya yang hilang sejak 21 September 1997. Bagi seorang ayah, anak merupakan anugerah dari Tuhan yang tak ternilai harganya. Setidaknya, hal itu juga tergambar dari seorang ayah asal Liaocheng, Shandong, Tiongkok Timur, yang rela dan tak patah semangat mencari anaknya yang hilang sejak 18 tahun lalu.
Adalah Guo Gangtong, pria paruh baya yang kini berusia 45 tahun ini terus mencari anaknya yang hilang sejak 21 September 1997.
Dilansir Chinadaily, Selasa 31 Maret 2015, untuk mencari sang anak, Guo menggunakan sepeda motornya dengan berkeliling ke sudut-sudut kota serta desa di seluruh penjuru negeri Tiongkok dengan menempuh jarak hingga 400 ribu km.
Tak sekadar menunggangi si 'kuda besi', Guo pun membawa sebuah banner dengan bergambar foto sang anaknya yang saat itu masih berusia dua tahun.
Setidaknya, untuk mencari sang buah hati yang hilang selama 18 tahun, Guo telah bergonta-ganti sepeda motor hingga 10 kali.
Pencarian Gou di berbagai tempat pun ia curahkan di sebuah buku catatan. Berbagai informasi pula ia dapatkan dari kerabat dan teman, namun hasilnya nihil.
Hanya saja, selama 18 tahun pencarian ini pula, Gou menjadi pahlawan bagi banyak orang. Betapa tidak, di setiap kota yang dijumpai, dia acapkali menyatukan orang yang hilang hingga kembali ke rumah. Setidaknya puluhan anak yang hilang telah disatukan kembali kepada orangtuanya berkat Guo.
| Guo Gangtong menunjukkan foto anaknya. (www.chinadaily.com) |
Kisah perjalanan Gou ini rupanya mengundang antusias seorang sutradara yang rencananya akan di dibuat menjadi sebuah film.
Sumber >>>









