Headlines
Thursday, March 19, 2015
Anonymous

Membakar Adrenalin di Kaki Gunung Tangkuban Parahu


JRI.Senkom.or.id - Jalur Sukawana, Lembang di Bandung salah satu jalur favoritoffroad bagi pecinta motor trail dan mobil 4×4. Panorama hutan pinus dan segarnya udara sepanjang perjalanan, menjadi magnet daya tarik jalur ini. Selain, kondisi berbagai medan jalan yang lengkap, mulai dari jalan berbatu, tanah, lumpur hingga kubangan. Tak salah, jika setiap akhir pekan, jalur ini selalu ramai dikunjungi oleh para offroader.
Sukawana tak jauh dari Bandung. Jalur sepanjang kurang lebih 5 kilometer cukup mumpungi untuk para pecinta olah raga ekstrim. Menuju lokasi ini, bisa dari arah Cibodas atau melalui pintu masuk Cikole. Kami, berempat mencoba menjajal motor trail pabrikan Semarang. Satu unit 250 cc SE, 2 unit motor 200 cc dan satu motor 150 cc. Kehandalan motor trail ini cukup mumpungi untuk menggilas berbagai kondisi jalan. Baik dari sisi tenaga maupun kenyamanan dari suspensinya untuk meredam kerasnya kondisi jalan.
trail1




Ini adalah bagian “pemanasan” dari rencana perjalanan kami. Sekaligus, melatih kembali kemampuan bermotor, setelah vakum hampir 3 tahun. Sejak 2009 dan dilanjutkan pada tahun 2012, kami melakukan perjalanan panjang keliling Indonesia. Dan mengikuti ekspedisi Zamrud Khatulistiwa maupun Ring of Fire. Perjalanan ini sekaligus mendokumentasikan berbagai kehidupan manusia dan kecantikan alam negeri Nusantara.
Di tahun 2015, selama dua bulan, kami akan mencoba mengeksplorasi alam Jawa Barat. Khususnya berkaitan dengan lokasi geoparks atau taman bumi. Badan dunia UNESCO, baru menetapkan Gunung Batur Bali sebagai salah satu geoparks dunia. Geoparks merujuk pada keunikan geologi maupun kearifan budayanya. Di Jawa Barat, mulai dari Bandung, Sukabumi Selatan hingga Grand Canyon, Pangandaran. Dan kemudian diteruskan menuju Kuningan, Garut Papandayan dan kembali ke Bandung.
MEB_0242Di Sabtu pagi yang sejuk (14/03), kami berangkat menuju Cibodas. Dan langsung menggilas jalan berbatu sepanjang satu kilometer melewati perkebunan teh. Di beberapa titik, tim juga menyiapkan kamera untuk mereka foto, video maupun rekaman video melalui drone. Untuk pertama kalinya, drone atau pesawat tanpa awak, kami gunakan untuk merekam perjalanan ini.
Kubangan air dan jalan berlumpur satu persatu kami jajal sepanjang dua kilometer. Butuh konsentrasi untuk memilih jalan yang benar agar tidak terjebak dalam kubangan. Beruntung, tenaga motor cukup mumpuni melewati kubangan. Dan mesin motor tak mati ketika air meredam mesin.
Di Sukawana, kami nikmati hingga malam hari. Sisa perjalanan cukup menguras tenaga akibat udara yang menggigit kulit. Dan rintik hujan. Setiba di Cikole, kami langsung mendirikan tenda dan menikmati minum hangat dan makan malam.

PENULIS

Anonymous 11:33 PM , .

Anonymous on 11:33 PM. , . .

0 komentar for "Membakar Adrenalin di Kaki Gunung Tangkuban Parahu "

Leave a reply

Mohon komentar anda tidak boleh mengandung unsur:

1. Penghinaan, pelecehan, pornografi atau unsur SARA lainnya.
2. Spamming (spamming content).
3. Link aktif, teks anchor ataupun sejenisnya.

Terima kasih telah memberikan komentar pada Website Deppora PP Senkom ini.

SILATURRAHIM




How do you make your own avatars?

https://2.bp.blogspot.com/-99omDMXhrBY/V_YTDYKqPCI/AAAAAAAACg0/HYfxJH25g6ktrdnNH6wfad9r6Ul67QTZwCLcB/s1600/logo%2B7GEAR%2BCUTTING%25281%2529.jpg ="http://7gear-road.com/ID/produk/tourzero-tankbag-z2/"