Tuesday, April 7, 2015
Anonymous
Teknik Melewati Rintangan Downhill Menurun dan Menanjak
JRI.Senkom.or.id - Downhill adalah salah satu olahraga sepeda ekstrem yang saat ini banyak digemari oleh para pecinta sepeda di Indonesia. Dan pastinya jika kita melakukan olahraga yang cukup ekstrem seperti ini kita akan menemukan berbagai jenis rintangan.
Seperti rintangan yang dapat kita temukan pada olahraga Downhill ini, seperti lintasan yang licin, jalan berbatu, jalan berpasir, jalan menanjak dan menurun, dan masih banyak lagi rintangan yang dapat kita temukan dengan tidak terduga. Berikut akan dijelaskan bagaimana cara melewati rintangan tanjakan dan menurun yang ditemukan pada olahraga Downhill ini :
Yang pertama adalah tanjakan, sering kali banyak rider lebih memilih menghindari jalur menanjak. Akan tetapi segala sesuatu yang bersifat menanjak pasti akan ada yang menurun. Dan jika para rider menemukan rintangan yang seperti ini, sebelum menghadapi tanjakan para rider disarankan memasang gearing position di level rendah. Setelah itu turunkan gear ke bawah untuk memberikan momentum dan kecepatan pada bagian awal tanjakan. Namun sebelum semua itu dilakukan para rider harus menentukan terlebih dahulu jalur mana yang akan dilewati.
Setelah tahap itu dilalui, tetaplah duduk di sadel, dan begitu memasuki bagian yang curam, maju dan duduki bagian hidung sadel. Lalu condongkan tubuh bagian atas kedepan untuk menjaga agar ban depan tetap menjajai tanah, dan jangan pernah berdiri saat melakukan teknik seperti ini.
Yang kedua adalah menurun, biasanya rider yang mempunyai nyali cukup berani mudah melintasi rintangan ini. Namun melewati rintangan ini membutuhkan teknik dan skill yang cukup dipahami. Jika menemukan rintangan yang seperti ini, rider dapat mendekati turunan dengan kecepatan setara orang berlari kecil. Begitu berapa tepat di turunan yang terlihat lurus tanpa ada rintangan rider dapat melajukan sepedanya dengan kencang.
Begitu rider sampai ditepian turunan mundurkan badan ke belakang lalu hentakan setang untuk mengangkat ban depan. Lalu keadaan lutut menekuk dan pedal pada posisi horizontal terhadap permukaan landasan. Jika teknik ini berhasil dilakukan rider akan aman untuk melewati rintangan yang menurun seperti ini.












