Headlines
Wednesday, January 21, 2015
Anonymous

Cek Aki dan Pengisian, Cegah Tekor Usia Dini

Aki MF (Maintenance Free) atau sering disebut aki kering memang diciptakan bebas perawatan. Nyatanya peranti ini tetap butuh pengecekan dan diisi ulang (recharger) bila tegangannya mulai menurun. "Hampir semua motor baru, sudah mengusung teknologi injeksi dan dibekali aki kering," buka Andi Saputra, Service Advisor Yamaha Putera Pos Pengumben, Jakbar.

"Meski demikian aki perlu dicek tegangannya secara berkala karena motor injeksi banyak sensor-sensor yang butuh suplai kelistrikan lebih besar dibanding motor karburator. Tujuannya agar suplai arus ke masing-masing sensor maupun kelistrikan sesuai dengan kebutuhan," ujarnya 

Pengecekan aki ini biasa dilakukan setiap servis rutin (3.000 km). Tujuan lainnya untuk antisipasi aki tekor meski masih terbilang baru. "Hal ini bisa dilakukan sendiri kok kalau lagi libur kerja atau ada waktu senggang, yang penting ada alat untuk mengukur tegangan aki, yakni multitester (MT)," imbuh Andi.

Nah apa saja dan bagaimana cara pengukurannya, berikut dipraktikan langsung pada Yamaha Mio J.


1.    Kondisi normal tegangan aki antara 12-13 Volt (tanpa beban apapun). Cara pengukurannya posisikan penunjuk MT pada posisi Volt meter. Hubungkan kabel positif MT (merah) ke positif aki, selanjutnya hubungkan kabel negatif MT (hitam) ke terminal negatif aki


2.   "Kalau tegangan aki lebih rendah dari 12 Volt sebaiknya di-recharge. Pasalnya dengan tegangan segitu, kadang sudah mulai susah untuk starter otomatis. Tapi kalau tidak langsung diisi ulang, bisa menyebabkan aki lebih cepat ngedrop," wanti pria usia 26 tahun ini


3. Kalau tegangan aki masih normal, pasang kembali pada motor. Lalu posisikan kunci kontak On. "Akan terlihat tegangan berkurang sekitar 0,2-0,4 Volt. Karena arus langsung kepakai oleh sensor-sensor kelistrikan dan pompa bensin sudah mulai bekerja," yakin Andi


4. 
Nah untuk mengetahui pengisiannya normal atau tidak, nyalakan mesin dan nyalakan lampu utama. Gas dipanteng pada putaran mesin antara 4.000-5.000 rpm. Pengisian bagus tegangannya antara 14-15 Volt. Kurang dari 14 Volt atau lebih dari 15 Volt, berarti ada sistem pengisian yang tidak normal. Biasanya karena kiproknya sudah rusak dan harus ganti baru


5.    Bila besutan sudah dilengkapi indikator rpm seperti pada V-Ixion, untuk melihat putaran mesinnya sudah mencapai antara 4.000 - 5.000 rpm, tinggal melihat panel spidometer. "Tapi kalau tidak dilengkapi indikator rpm, grip gas cukup dipelintir setengah putaran," saran Andi..


Sumber >>>

PENULIS

Anonymous 10:02 PM , .

Anonymous on 10:02 PM. , . .

0 komentar for "Cek Aki dan Pengisian, Cegah Tekor Usia Dini"

Leave a reply

Mohon komentar anda tidak boleh mengandung unsur:

1. Penghinaan, pelecehan, pornografi atau unsur SARA lainnya.
2. Spamming (spamming content).
3. Link aktif, teks anchor ataupun sejenisnya.

Terima kasih telah memberikan komentar pada Website Deppora PP Senkom ini.

SILATURRAHIM




How do you make your own avatars?

https://2.bp.blogspot.com/-99omDMXhrBY/V_YTDYKqPCI/AAAAAAAACg0/HYfxJH25g6ktrdnNH6wfad9r6Ul67QTZwCLcB/s1600/logo%2B7GEAR%2BCUTTING%25281%2529.jpg ="http://7gear-road.com/ID/produk/tourzero-tankbag-z2/"