DEPPORA.SENKOM.OR.ID - Libur panjang kali ini dimanfaatkan oleh para
penggiat komunitas motor binaan Senkom Mitra Polri Kotamadya Jakarta Barat,
Journey Riders Indonesia (JRI) yang mengadakan giat touring bersama sambil
bertamasya ke Bandung Jawa Barat sejak Jum'at 9 Desember 2016 hingga Senin 12
Desember 2016 lalu. Bermodalkan 19 personil dengan menggunakan 11 sepeda motor,
para penggiat JRI Chapter Jakarta yang di komandoi Bro Cha Cha ini start dari
Jakarta menuju Karawang pada Jumat sekitar pukul 11 malam dan menyempatkan
untuk beristirahat di Karawang hingga Sabtu shubuh.
Usai sarapan, rombongan penggiat JRI Chapter Jakarta ini melanjutkan
perjalanan menuju Lembang Jawa Barat hingga tiba di lokasi sekitar pukul 3
sore. Tiba di Lembang, para penggiat JRI ini mulai mengexplore kawasan Lembang hingga
ke Tangkuban Perahu serta berakhir di Cikole dan bercengkrama dengan rekan
rekan penggiat JRI Chapter Bandung hingga esok Minggu.
Menyoal tentang Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Perahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.
Gunung Tangkuban Perahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
Minggu pagi, usai persiapan dan pengecekan kendaraan, para penggiat JRI Chapter
Jakarta kembali melanjutkan perjalanan menuju Gunung Batu, lanjut Ciwidey dan
sempat mampir ke kawasan wisata Kawah Putih yang terletak di Jl. Raya Soreang
Ciwidey, Ciwidey, Sugihmukti, Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat.
Kawah Putih adalah sebuah tempat wisata di Jawa Barat yang terletak di
kawasan Ciwidey. Kawah putih merupakan sebuah danau yang terbentuk dari letusan
Gunung Patuha. Tanah yang bercampur belerang di sekitar kawah ini berwarna
putih, lalu warna air yang berada di kawah ini berwarna putih kehijauan, yang unik
dari kawah ini adalah airnya kadang berubah warna. Kawah ini berada pada
ketinggian +2090 m dpl dibawah puncak/titik tertinggi Gunung Patuha.
Menurut sejarah, akibat letusan hebat oleh Gunung Patuha pada abad ke 10
membuat banyak orang beranggapan bahwa lokasi ini adalah kawasan angker karena
setiap burung yang terbang melewati kawasan tersebut akan mati. Karena
kepercayaan tersebut, tidak ada orang yang berani mendekati kawasan ini sampai akhirnya
pada tahun 1837 ada seorang ahli bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang
memutuskan untuk pergi ke puncak Gunung Patuha demi ilmu pengetahuan. Dr. Franz
Wilhelm Junghuhn berhasil mencapai puncak Gunung Patuha dan dari sana ia
melihat ada sebuah danau berwarna putih dengan bau belerang yang menyegat. Sejak itu, keberadaan Kawah Putih menjadi terkenal dan pada tahun 1987
pemerintah mulai mengembangkan Kawah Putih sebagai tempat wisata.
Usai puas mengabadikan momen di Kawah Putih, rombongan melanjutkan perjalan
munuju tempat istirahat di Kawasan Masjid Baitul Izza Jawa Barat yang
sebelumnya mampir di alun alun Bandung untuk berpose bersama. Senin pagi, usai
sarapan dan pengecekan kendaraan, rombongan penggiat JRI Chapter Jakarta
bertolak menuju Jakarta untuk kembali ke rumah masing masing via Puncak.
Alhamdulillah perjalanan kali ini berjalan dengan aman selamat lancar dan
barokah (
Sunarto).